Pin BB

27720111

2BBB352E

Phone/SMS
+85578329880


ID: cs1_asiabetking


ID: cs2_asiabetking

Mobile Site

m.asiabetking.com


Agen Sbobet – Spaletti Kembali Melatih Roma

Category : Berita Bola Liga Italia
Spaletti

Spaletti

Bandar Bola – Ada antusiasme yang kembali menyala di AS Roma sekembalinya Luciano Spalletti. Tak sedikit Romanisti yang bernostalgia. Spalletti resmi kembali ke Roma pada 13 Januari lalu, menandai perubahan era yang sebelumnya berjalan dua setengah musim bersama Rudi Garcia. Era Garcia sendiri sebenarnya tak buruk-buruk amat, jika dilihat dari hasil dua kali finis runner-up. Di musim pertamanya, Garcia membawa Roma mencatatkan rekor start 10 kemenangan beruntun, lalu membukukan poin terbanyak sepanjang sejarah tim dengan 85 poin. Dengan torehan poin itu, Roma bakal sudah menggenggam Scudetto di lima dari enam musim terakhir. Tapi di musim itu pula Juventus tampil amat impresif dan juara dengan 102 angka yang merupakan rekor di liga. Garcia kembali berhasil membawa Roma finis kedua di di musim keduanya. Tapi ada tanda-tanda tim mengalami stagnasi. Roma mulai sulit menang memasuki paruh musim dan susah payah mengamankan posisi runner-up di pekan-pekan terakhir.

Situs Judi Online – Kedatangan Spalletti jelas bernuansa nostalgia, sebagaimana dua hal yang dipertemukan kembali setelah pernah bersama. Para penggemar Roma menggali-gali ingatan. Bagaimana pria botak itu membawa Roma meraih dua Coppa Italia pada 2007 dan 2008, juga lolos ke perempatfinal Liga Champions di musim yang sama, dengan skuat apa adanya karena krisis yang mulai menjerat klub. Di Serie A, Spalletti tak mampu membawa Roma juara. Tapi dia dimaklumi karena bisa finis runner-up dua kali pada musim 2006/2007 dan 2007/2008. Sementara pada musim 2005/2006 alias tahun pertamanya, Roma mendapatkan tuah atas hukuman yang diterima Juventus, AC Milan, dan Fiorentina atas kasus Calciopoli.

Di periode keduanya ini, Spalletti setidaknya bisa berharap mendapatkan pemain-pemain yang lebih berkualitas. Sejak kedatangan investor Amerika Serikat, Roma terbukti cukup mampu bersaing di pasar transfer, sebut saja pembelian Kevin Strootman, Miralem Pjanic, Edin Dzeko, Mohamed Salah, Medhi Benatia, atau Radja Nainggolan. Boleh saja antusias pada Spalletti, yang setidaknya menjanjikan permainan yang lebih variatif ketimbang Garcia, juga fleksibel secara taktik sebagaimana tipikal pelatih-pelatih Italia. Apalagi Spalletti punya hubungan yang istimewa dengan Francesco Totti dan Daniele De Rossi, dua sosok yang memegang ruang ganti. Hubungan ini bakal membantunya menjaga atmosfer tim. Yang paling utama adalah penggemar Roma mungkin bisa mulai mencoba menikmati saja perjalanannya dari sini, sembari terus menyuarakan dukungan.

Share Button