Pin BB

27720111

2BBB352E

Phone/SMS
+85578329880


ID: cs1_asiabetking


ID: cs2_asiabetking

Mobile Site

m.asiabetking.com


Agen Sbobet – Crystal Palace, Kebanggaan London Selatan

Category : Berita Bola Liga Premier Inggris
Alan Pardew

Alan Pardew

Bandar Bola – Nama Crystal Palace barangkali hanya akan tercatat di batu nisan jika konsorsium CPFC2010 tidak mengambil alih kepemilikan kesebelasan yang berasal dari London Selatan tersebut pada tahun 2010. Saat itu Palace sudah hampir dilikuidasi karena masalah keuangan. Steve Parish bersama ketiga rekannya lantas membentuk konsorsium CPFC2010. Parish pun ditunjuk untuk menjalankan kegiatan operasional Palace. Itu adalah peristiwamonumental karena mengubah nasib Palace yang kini berada di papan tengah Premier League peringkat kelima sampai pekan ke-19. Memang, saat ini, perhatian publik seolah terfokus pada sepak terjang Leicester City yang memimpin klasemen sementara. Padahal, ada sejumlah kesebelasan yang mencuri perhatian seperti Palace dan Watford yang pada pekan ke 17 masing-masing menempati peringkat keenam dan ketujuh.

Agen Casino – Apa yang terjadi pada dua kesebelasan tersebut sebenarnya terbilang mengejutkan. Mereka tidak seperti Everton atau Tottenham Hotspur, misalnya, yang menjadi langganan di papan tengah. Sepanjang satu dekade terahir, Palace tak memiliki catatan memukau apapun di Liga Primer Inggris. Malah, mereka baru promosi ke Liga Primer pada musim 2013/2014. Beberapa waktu lalu kabar baik menyelimuti kesebelasan yang sudah berusia 110 tahun itu. Triliuner Amerika Serikat, Joshua Harris dan David Blitzer membeli masing-masing 18 persen saham. Untuk tahap pertama, Palace akan mendapatkan suntikan dana 50 juta poundsterling yang akan dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur seperti stadion dan akademi.

Steve Parish, memutuskan untuk mengalokasikan dana investasi untuk pembenahan infrastruktur yang melingkupi stadion dan akademi. Padahal, secara teori, untuk bertahan di Premier League, Palace mesti mendatangkan pemain-pemain yang lebih kuat dari skuat yang ada sekarang. Hal ini pun dikomentari oleh sang manajer, Alan Pardew, yang merasa kalau dana investasi tersebut tak akan berpengaruh pada anggaran belanja pemain.

Tentu menyenangkan buat tim manapun saat mendapatkan suntikan investasi dari taipan minyak seperti yang terjadi pada Chelsea dan Manchester City. Investor tersebut seolah tidak pernah ragu untuk mengeluarkan uang demi belanja tim. Hasilnya pun bisa terasa begitu instan. Hanya perlu dua musim bagi Chelsea dan Manchester City untuk meraih gelar juara pertama mereka di Premier League setelah dipegang investor asing. Mungkinkah dengan cara seperti ini Palace bisa bertahan lama di Premier League. Atau mungkin apa yang dilakukan Palace bisa menjadi formula baru dalam pegelolaan kesebelasan yang justru tak memiliki pendukung lokal.

Share Button